Terkadang manusia lupa dengan kata hargai dan menghargai, yang mereka tau saya menang saya kuat, tapi terkadang mereka tak peduli mereka hanya pandai untuk berbicara bukan untuk berbuat minta dihargai tapi cara untuk menghargainya saja bigung,
Kita manusia yang mempunyai kelebihan dan kekurangan disetiap pola pikir dan dalam cara kehidupan. tapi manusia hanaya pintar menilai orang lain tanpa menilai dirinya sendiri.
Kalau kita sadar dari mana asal kita sesuatu yang hina yang hina yaitu air mani seorang laki dan dimasukkan dalam sel telor, apakah kita tidak samanya dengan sampah, tapi allah angkat derajat manusia dengan akala dna pikiran sehingga kita tidak hina bahkan menjadi manusia yang mempunyai martabat yang tinggi bukan manusia rendahan.
Jadi seringlah bercermin diair yang jernih jangan becermin di air yang keruh, kalau memberi hendaklah tangan kiri tersembnyi jangan koar koar tapi tangan kiri melihat apa itu cuman mengharapkna pujian semata.
Kalau kita memang ikhlas kenapa hanya dimulut ikhlas itu darimulut meyentuh kalbu smapai semuanya singkron kalau hanya dimlut saja. sama saja pembohong dan pendusta, sama seperti keledai saya hanya satu kali saja jatuh dilubang yang sama tapi keyataanya apa dia berkali kali masuk dilubang yang sama.
Jadi kalau benar benari dulu sikap lisan dan perbuatan. jangan hanya pandai menghardik tanpa tau yang sebenarnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar