Mantan Bupati OKU Timur, Herman Deru menyandang julukan unik "Bupati 25". Bukan tanpa alasan, julukan ini disematkan pada dirinya karena memiliki tradisi unik menurut takaran cara kerja Bupati pada umumnya yang hari-hari mudah dijumpai di kantor.
Deru berbeda dengan
Bupati pada umumnya, ia hanya 2 hari berada di kantor, selebihnya ia
gunakan turun ke lapangan, mengunjungi desa-desa, berdialgog dengan
warga, menyerap berbagai aspirasi dan problem yang dihadapi warga.
Tradisi
itu pulalah yang membuat Deru lebih senang tinggal di rumah peninggalan
almarhum ayahnya, H. Hamzah, di Belitang, ketimbang di rumah dinasnya
di Martapura. Dengan tinggal di kediaman almarhum ayahnya, di Belitang,
warga tak sungkan datang dan pergi, entah hanya sekedar silaturrahmi
atau menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapinya.
Meski
menjadi orang nomor satu di OKU Timur, ia justru senang dengan kebiasaan
warganya berkunjung di kediamannya tersebut. Bagi Deru, hal itu
menambah pengetahuan hal-hal apa saja yang dikeluhkan oleh masyarakat.
Terinspirasi Sang Ayah
Selama
menjadi Bupati OKU Timur, Herman Deru dikenal dengan kepemimpinannya
yang dekat dengan rakyat. Kebiasaan seperti ini dikutip dari Suara Oku
Raya, ternyata Deru terinspirasi dari sang ayah. Sebagaimana diketahui
bersama, ayah Deru merupakan "Pesirah" di Sumsel selama 20 tahun.
Ayah
Deru dikenal mudah bergaul dengan rakyat, spontan, tegas tapi juga
sering jenaka dan gemar humor. Berbagai sifat itulah yang hingga saat
ini menjadi inspirasi Deru, terutama saat mengemban amanahnya di OKU
Timur.
Prestasi Herman Deru
Tak mudah
memimpin sebuah daerah pemekaran. Tapi bagi Herman Deru hal itu justru
ia jadikan tantangan agar benar-benar menjalankan kepemimpinannya sebaik
mungkin. Berkat tangan dinginnya, warga OKU Timur pun meraskaan hasil
kerja keras Herman Deru.
OKU Timur menjadi salah satu daerah
yang tumbuh dan berkembang pesat. Dibawah kepemimpinan Herman Deru, OKU
Timur menjadi daerah layaknya gadis desa berparas ayu yang tumbuh mekar.
Enak disandang, enak dipandang. Berbagai infrastruktur publik, seperti
jalan, sekolah, rumah sakit, saluran irigasi, pasar berkembang pesat
dengan keteraturan yang terjaga apik. Listrik dapat nyala kapan mau,
hasil pertanian kian produktif, lingkungan sosial relatif aman. Mungkin
disana-sini belum sempurna betul, itu pasti. Tetapi fakta OKU Timur
berkembang pesat, setidaknya dibandingkan ketika belum menjadi daerah
pemekaran, nyaris tak terbantahkan.
Berkat semua capaiannya itu,
OKU Timur pun mendapat berbagai penghargaan nasional, diantaranya:
penghargaan sebagai Daerah Pemakaran Terbaik "Low Cost Innovation" dari
Kementerian Dalam Negeri. Kemudian dipercaya sebagai Ketua Forum Daerah
Penghasil Pangan Indonesia dan Deru tercatat memecahkan rekor MURI
karena dipilih lebih dari 95% warga untuk pengabdiannya yang kedua
sebagai Bupati.
Terobosan
Kesuksesan
Herman Deru memimpin OKU Timur adalah buah dari serangkaian langkah
terobosan Herman Deru lewat berbagai program peduli rakyat. Contohnya,
di bidang pertanian, agar petani beras tak resah dengan harga pasar yg
tak menentu, terutama di musim paceklik, pemerintah sediakan tak kurang
dari 20 milyar setiap tahun untuk membeli dari petani. Bibit terbaik
difasilitasi oleh pemerintah.
Kemudian di bidang perkebunan,
Herman Deru memberlakukan "Pogram Bibit Karet Gratis". Ia juga melarang
investor membuka perkebunan karet dan hanya membolehkan membuka
pabriknya. Tujuannya agar petani tetap menjadi "tuan bagi tanahnya
sendiri", dan terhindar dari konflik tanah yang tidak perlu seperanti acap
terjadi di daerah-daerah lain.
Selain itu, Deru juga
menggalakkan Asuransi Lahan Pertanian, Sekolah Gratis, dan Bedah Rumah
yang kini sudah berhasil membuat 5000 rumah warga miskin menjadi layak
huni.
Kejayaan
Herman deru membawa OKU Timur menjayai kabupaten provinsi lain, diaman dia memboyong adipura sebanyak 4 kali di OKU Timur sebagi kota terbesih, bahkan OKU induk sebagi acuan OKU Timur dan OKU Selatan bahkan terkalahkan terus bagaiman lagi apa lagi yang diragukan dengan bapak ini
Pilgub Sumsel 2018
Lewat
kepribadian, pengalaman dan tentu saja berbagai prestasi yang diraih
selama memimpin OKU Timur, Herman Deru tentu memiliki modal bagus dalam
menghadapi kontestasi Pilgub Sumsel 2018. Prinsip hidupnya yang selalu
ingin berbuat lebih banyak bagi masyarakat Sumsel, itulah alasan yang
membawanya siap bertarung dalam Pilgub nanti. Selama sisa hidupnya, ia
ingin mengabdikan diri demi kepentingan rakyat.
Lihatlah pernyataan Herman Deru yang dikutip dari Suara Oku Raya ini:
"Saya
hanya punya cita-cita dan niat baik membangun rakyat Sumsel, selebihnya
adalah ikhtiar. Sebab hakim tertinggi dalam demokrasi adalah rakyat;
tak peduli apakah ia kaya atau jelata, kota atau desa, lelaki atau
perempuan, terdidik atau tidak terdidik. Merekalah yang memutuskan siapa
yang pantas diberikan amanah", kata Deru.
Riwayat Pekerjaan
Riwayat Pekerjaan
- Wiraswasta 1985-1987
- Pegawai Negeri Sipil Pemda Tk.I Sumatera Selatan pada Dinas Pendapatan Daerah Tk.I Sumatera Selatan 1987-1998 (mengundurkan diri, berhenti dengan hormat atas permintaan sendiri).
- Bendahara Yayasan Trisna Negara OKU Timur 1996-sekarang.
- Melanjutkan berwiraswasta 1998-sekarang.
- BUPATI OKU TIMUR periode tahun 2005-2010.
- BUPATI OKU TIMUR periode tahun 2010-2015.
Riwayat Organisasi
- Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMP Negeri 1 Belitang.
- Dewan Pertimbangan Organisasi GM Kosgoro Tk.II Palembang 1995.
- Dewan Penyantun Yayasan Masjid Istiqlal Sidomulyo Belitang tahun 1996.
- Wakil Bendahara Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Palembang 1997.
- Komisi Ekonomi DPD KNPI Tk.I Sumatera Selatan 1997.
- Dewan Penyantun STIE Trisna Negara, Belitang 1997.
- Dewan Penyantun Yayasan Pendidikan Belitang 1997.
- Pembina Lingkar Studi Mahasiswa Sumatera Selatan 1998.
- Ketua Bidang Koperasi BPC GAPENSI Kodya Palembang.
- Pembina Remaja Mesjid Nurul Huda Palembang 1998.
- Dewan Penasehat Taekwondo Indonesia Cabang Palembang 1999.
- Dewan Penasehat PALATRA (Pecinta Alam Trisna Negara) OKUT.
- Wakil Ketua Lembaga Kajian dan Pembangunan SDM Palembang 1999-sekarang.
- Dewan Penasehat Koperasi Trisna Negara Sejahtera OKUT 1999-sekarang.
- Ketua Badan Futsal Propinsi Sumatera Selatan periode 2009-2013.
- Ketua Forum Daerah Penghasil Pangan periode 2010-2014.
- Ketua Pengda Lemkari periode 2010-2015.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar