GMX.COM

GMX.COM

tajuk

Selamat Datang Dibloger GMX.COM/gmx.indonesia yang bertujuan untuk membahas seputaran teknologi

Minggu, 17 Juni 2018

Kalau Uang Bisa di cari dengan kemakmuran masyarakatnya, jadi jangan mau karna hanya selembar uang anda sudah tergoyah. kemakmuran rakyat dulu baru uang bisa keluar.



Mantan Bupati OKU Timur, Herman Deru menyandang julukan unik "Bupati 25". Bukan tanpa alasan, julukan ini disematkan pada dirinya karena memiliki tradisi unik menurut takaran cara kerja Bupati pada umumnya yang hari-hari mudah dijumpai di kantor.
Deru berbeda dengan Bupati pada umumnya, ia hanya 2 hari berada di kantor, selebihnya ia gunakan turun ke lapangan, mengunjungi desa-desa, berdialgog dengan warga, menyerap berbagai aspirasi dan problem yang dihadapi warga.
Tradisi itu pulalah yang membuat Deru lebih senang tinggal di rumah peninggalan almarhum ayahnya, H. Hamzah, di Belitang, ketimbang di rumah dinasnya di Martapura. Dengan tinggal di kediaman almarhum ayahnya, di Belitang, warga tak sungkan datang dan pergi, entah hanya sekedar silaturrahmi atau menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapinya.
Meski menjadi orang nomor satu di OKU Timur, ia justru senang dengan kebiasaan warganya berkunjung di kediamannya tersebut. Bagi Deru, hal itu menambah pengetahuan hal-hal apa saja yang dikeluhkan oleh masyarakat.

Terinspirasi Sang Ayah
Selama menjadi Bupati OKU Timur, Herman Deru dikenal dengan kepemimpinannya yang dekat dengan rakyat. Kebiasaan seperti ini dikutip dari Suara Oku Raya, ternyata Deru terinspirasi dari sang ayah. Sebagaimana diketahui bersama, ayah Deru merupakan "Pesirah" di Sumsel selama 20 tahun.
Ayah Deru dikenal mudah bergaul dengan rakyat, spontan, tegas tapi juga sering jenaka dan gemar humor. Berbagai sifat itulah yang hingga saat ini menjadi inspirasi Deru, terutama saat mengemban amanahnya di OKU Timur.

Prestasi Herman Deru
Tak mudah memimpin sebuah daerah pemekaran. Tapi bagi Herman Deru hal itu justru ia jadikan tantangan agar benar-benar menjalankan kepemimpinannya sebaik mungkin. Berkat tangan dinginnya, warga OKU Timur pun meraskaan hasil kerja keras Herman Deru.
OKU Timur menjadi salah satu daerah yang tumbuh dan berkembang pesat. Dibawah kepemimpinan Herman Deru, OKU Timur menjadi daerah layaknya gadis desa berparas ayu yang tumbuh mekar. Enak disandang, enak dipandang. Berbagai infrastruktur publik, seperti jalan, sekolah, rumah sakit, saluran irigasi, pasar berkembang pesat dengan keteraturan yang terjaga apik. Listrik dapat nyala kapan mau, hasil pertanian kian produktif, lingkungan sosial relatif aman. Mungkin disana-sini belum sempurna betul, itu pasti. Tetapi fakta OKU Timur berkembang pesat, setidaknya dibandingkan ketika belum menjadi daerah pemekaran, nyaris tak terbantahkan.
Berkat semua capaiannya itu, OKU Timur pun mendapat berbagai penghargaan nasional, diantaranya: penghargaan sebagai Daerah Pemakaran Terbaik "Low Cost Innovation" dari Kementerian Dalam Negeri. Kemudian dipercaya sebagai Ketua Forum Daerah Penghasil Pangan Indonesia dan Deru tercatat memecahkan rekor MURI karena dipilih lebih dari 95% warga untuk pengabdiannya yang kedua sebagai Bupati.

Terobosan
Kesuksesan Herman Deru memimpin OKU Timur adalah buah dari serangkaian langkah terobosan Herman Deru lewat berbagai program peduli rakyat. Contohnya, di bidang pertanian, agar petani beras tak resah dengan harga pasar yg tak menentu, terutama di musim paceklik, pemerintah sediakan tak kurang dari 20 milyar setiap tahun untuk membeli dari petani. Bibit terbaik difasilitasi oleh pemerintah.
Kemudian di bidang perkebunan, Herman Deru memberlakukan "Pogram Bibit Karet Gratis". Ia juga melarang investor membuka perkebunan karet dan hanya membolehkan membuka pabriknya. Tujuannya agar petani tetap menjadi "tuan bagi tanahnya sendiri", dan terhindar dari konflik tanah yang tidak perlu seperanti acap terjadi di daerah-daerah lain.
Selain itu, Deru juga menggalakkan Asuransi Lahan Pertanian, Sekolah Gratis, dan Bedah Rumah yang kini sudah berhasil membuat 5000 rumah warga miskin menjadi layak huni.

Kejayaan
Herman deru membawa OKU Timur menjayai kabupaten provinsi lain, diaman dia memboyong adipura sebanyak 4 kali di OKU Timur sebagi kota terbesih, bahkan OKU induk sebagi acuan OKU Timur dan OKU Selatan bahkan terkalahkan terus bagaiman lagi apa lagi yang diragukan dengan bapak ini

Pilgub Sumsel 2018
Lewat kepribadian, pengalaman dan tentu saja berbagai prestasi yang diraih selama memimpin OKU Timur, Herman Deru tentu memiliki modal bagus dalam menghadapi kontestasi Pilgub Sumsel 2018. Prinsip hidupnya yang selalu ingin berbuat lebih banyak bagi masyarakat Sumsel, itulah alasan yang membawanya siap bertarung dalam Pilgub nanti.  Selama sisa hidupnya, ia ingin mengabdikan diri demi kepentingan rakyat.
Lihatlah pernyataan Herman Deru yang dikutip dari Suara Oku Raya ini:
"Saya hanya punya cita-cita dan niat baik membangun rakyat Sumsel, selebihnya adalah ikhtiar. Sebab hakim tertinggi dalam demokrasi adalah rakyat; tak peduli apakah ia kaya atau jelata, kota atau desa, lelaki atau perempuan, terdidik atau tidak terdidik. Merekalah yang memutuskan siapa yang pantas diberikan amanah", kata Deru.

 Riwayat Pekerjaan
  • Wiraswasta 1985-1987
  • Pegawai Negeri Sipil Pemda Tk.I Sumatera Selatan pada Dinas Pendapatan Daerah Tk.I Sumatera Selatan 1987-1998 (mengundurkan diri, berhenti dengan hormat atas permintaan sendiri).
  • Bendahara Yayasan Trisna Negara OKU Timur 1996-sekarang.
  • Melanjutkan berwiraswasta 1998-sekarang.
  • BUPATI OKU TIMUR periode tahun 2005-2010.
  • BUPATI OKU TIMUR periode tahun 2010-2015.
Riwayat Organisasi
  • Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMP Negeri 1 Belitang.
  • Dewan Pertimbangan Organisasi GM Kosgoro Tk.II Palembang 1995.
  • Dewan Penyantun Yayasan Masjid Istiqlal Sidomulyo Belitang tahun 1996.
  • Wakil Bendahara Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Palembang 1997.
  • Komisi Ekonomi DPD KNPI Tk.I Sumatera Selatan 1997.
  • Dewan Penyantun STIE Trisna Negara, Belitang 1997.
  • Dewan Penyantun Yayasan Pendidikan Belitang 1997.
  • Pembina Lingkar Studi Mahasiswa Sumatera Selatan 1998.
  • Ketua Bidang Koperasi BPC GAPENSI Kodya Palembang.
  • Pembina Remaja Mesjid Nurul Huda Palembang 1998.
  • Dewan Penasehat Taekwondo Indonesia Cabang Palembang 1999.
  • Dewan Penasehat PALATRA (Pecinta Alam Trisna Negara) OKUT.
  • Wakil Ketua Lembaga Kajian dan Pembangunan SDM Palembang 1999-sekarang.
  • Dewan Penasehat Koperasi Trisna Negara Sejahtera OKUT 1999-sekarang.
  • Ketua Badan Futsal Propinsi Sumatera Selatan periode 2009-2013.
  • Ketua Forum Daerah Penghasil Pangan periode 2010-2014.
  • Ketua Pengda Lemkari periode 2010-2015.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

GMX.COM / GMX INDONESIA

ini kalo masih bigung data bapak Herman Deru dan Mawardi Yahya

Nah Kalo Bea Masih Ado Bigung Tentang Bapak Herman Deru Informasi pribadi...

GMX INDONESIA MUARADUA OKU SELATAN