Kehadiran Calon Gubernur (Cagub) Sumsel nomor urut 1, H Herman Deru
SH, MM di Taman Kota dan Pasar Martapura disambut hangat ratusan
masyarakat. Mereka sangat antusias melepas rindu kepada mantan Bupati
OKU Timur dua periode ini. Bahkan saat Deru menikmati segelas kopi dan
semangkuk model, masyarakat secara bergantian untuk berfoto dan
bersalaman serta bercanda dengan warga sekitar.
Calon Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel)
nomor urut 1, H. Herman Deru , menggelar kampanye dialogis di Kota
Prabumulih, Jum’at (16/3/2018). Sementara pasangannya H. Mawardi Yahya
berkampanye di kawasan Kecamatan Air Saleh, Kabupaten Banyuasin.
Tiba di Prabumulih, Herman Deru yang didampingi istri, Hj. Febrita Lustia dan putri sulungnya, Hj. Percha Leanpuri menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Masjid Ashabul Jannah yang terletak di Jalan Guntur, Padat Karya, RT 01 Rw 5 Kelurahan Muara Dua, Prabumulih Timur. Kehadiran Herman Deru beserta rombongan disambut antuasias warga di kawasan tersebut.
Usai menunaikan solat Jumat di Masjid Nur Arafah, Herman Deru melayat sekaligus menghadiri pemakaman mantan Ketua DPW PBB Sumsel, H. Junial Komar yang merupakan sahabatnya.
Selanjutnya Herman Deru menggelar kampanye dialogis dan pelantikan Komunitas Penggemar Setia Rales (PSR-Sumsel) di Desa Karang Jaya, Sungai Medang, Prabumulh.
Dalam kampanye dialogis yang dihadiri ribuan warga tersebut, mantan Bupati OKU Timur dua periode itu kembali menegaskan bahwa jika diberi kepercayaan memimpin Sumsel, maka pasangan Herman Deru-Mawardi Yahya (HDMY) akan membangun Sumsel secara merata di 17 kabupaten /kota. “HDMY akan membangun Sumsel secara merata. Semua kabupaten dan kota akan mendapatkan perhatian yang sama, bukan hanya daerah tertentu saja. HDMY ingin seluruh masyarakat Sumsel merasakan pembangunan,’’ tegas HD disambut tepuk tangan antusias warga.
Dalam sambutannya, HD juga menegaskan akan membenahi program sekolah dan berobat gratis . Mengingat pada kenyataanya masyarakat masih dipungut biaya.
Sementara itu, ribuan warga Kecamatan Air Saleh, Banyuasin antusias menyambut kedatangan Cawagub H. Mawardi Yahya dan rombongan. Mereka mendukung dan mendoakan agar pasangan HDMY terpilih dalam Pilkada 17 Juni 2018 mendatang. Warga percaya dengan pengalaman HDMY sukses 10 tahun memimpin OKUT dan Ogan Ilir mampu membawa Sumsel lebih maju dan lebih sejahtera.
“Kami percaya pasangan HDMY akan memperhatikan warga di perairan Kabupaten Banyuasin. Pasangan HDMY adalah dua bupati yang sudah sangat mengenal masyarakat pedesaan, sehingga kami percaya HDMY akan sangat memperhatikan pembangunan pedesaan,’’ jelas Dwi, tokoh masyarakat Enggal Rejo, Kecamatan Air Saleh dalam sambutannya dihadapan Mawardi Yahya.
Dihadapan Mawrdi Yahya, para tokoh masyarakat Air Saleh berharap pasangan HDMY memperhatikan infrastruktur jalan di daerah mereka yang kondisinya rusak.
Menanggapi antusiasme dan aspirasi warga tersebut, mantan Bupati Ogan Ilir dua periode tersebut menegaskan, pengalamannya membuka keterisoliran Kabupaten Ogan Ilir akan diterapkannya bila pasangan HDMY dipercaya memimpin Sumsel.
“Pasangan HDMY adalah pasangan yang paling berpengalaman membangun daerah dan sangat peduli dengan pembangunan pedesaan. Kami minta doanya agar perjuangan HDMY dan masyarakat Sumsel berhasil,’’ jelas Mawardi Yahya disambut teriakan coblos Nomor 1 oleh ribuan warga secara serentak. (red)
Tiba di Prabumulih, Herman Deru yang didampingi istri, Hj. Febrita Lustia dan putri sulungnya, Hj. Percha Leanpuri menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Masjid Ashabul Jannah yang terletak di Jalan Guntur, Padat Karya, RT 01 Rw 5 Kelurahan Muara Dua, Prabumulih Timur. Kehadiran Herman Deru beserta rombongan disambut antuasias warga di kawasan tersebut.
Usai menunaikan solat Jumat di Masjid Nur Arafah, Herman Deru melayat sekaligus menghadiri pemakaman mantan Ketua DPW PBB Sumsel, H. Junial Komar yang merupakan sahabatnya.
Selanjutnya Herman Deru menggelar kampanye dialogis dan pelantikan Komunitas Penggemar Setia Rales (PSR-Sumsel) di Desa Karang Jaya, Sungai Medang, Prabumulh.
Dalam kampanye dialogis yang dihadiri ribuan warga tersebut, mantan Bupati OKU Timur dua periode itu kembali menegaskan bahwa jika diberi kepercayaan memimpin Sumsel, maka pasangan Herman Deru-Mawardi Yahya (HDMY) akan membangun Sumsel secara merata di 17 kabupaten /kota. “HDMY akan membangun Sumsel secara merata. Semua kabupaten dan kota akan mendapatkan perhatian yang sama, bukan hanya daerah tertentu saja. HDMY ingin seluruh masyarakat Sumsel merasakan pembangunan,’’ tegas HD disambut tepuk tangan antusias warga.
Dalam sambutannya, HD juga menegaskan akan membenahi program sekolah dan berobat gratis . Mengingat pada kenyataanya masyarakat masih dipungut biaya.
Sementara itu, ribuan warga Kecamatan Air Saleh, Banyuasin antusias menyambut kedatangan Cawagub H. Mawardi Yahya dan rombongan. Mereka mendukung dan mendoakan agar pasangan HDMY terpilih dalam Pilkada 17 Juni 2018 mendatang. Warga percaya dengan pengalaman HDMY sukses 10 tahun memimpin OKUT dan Ogan Ilir mampu membawa Sumsel lebih maju dan lebih sejahtera.
“Kami percaya pasangan HDMY akan memperhatikan warga di perairan Kabupaten Banyuasin. Pasangan HDMY adalah dua bupati yang sudah sangat mengenal masyarakat pedesaan, sehingga kami percaya HDMY akan sangat memperhatikan pembangunan pedesaan,’’ jelas Dwi, tokoh masyarakat Enggal Rejo, Kecamatan Air Saleh dalam sambutannya dihadapan Mawardi Yahya.
Dihadapan Mawrdi Yahya, para tokoh masyarakat Air Saleh berharap pasangan HDMY memperhatikan infrastruktur jalan di daerah mereka yang kondisinya rusak.
Menanggapi antusiasme dan aspirasi warga tersebut, mantan Bupati Ogan Ilir dua periode tersebut menegaskan, pengalamannya membuka keterisoliran Kabupaten Ogan Ilir akan diterapkannya bila pasangan HDMY dipercaya memimpin Sumsel.
“Pasangan HDMY adalah pasangan yang paling berpengalaman membangun daerah dan sangat peduli dengan pembangunan pedesaan. Kami minta doanya agar perjuangan HDMY dan masyarakat Sumsel berhasil,’’ jelas Mawardi Yahya disambut teriakan coblos Nomor 1 oleh ribuan warga secara serentak. (red)
Herman Deru didepan ratusan masyarakat OKU Timur, meminta do'anya
agar diberikan kelancaran dalam menghadapi Pilkada Sumsel, tentu saja
cita-citanya untuk membangun Sumsel tercapai. Dan cita-cita itu hanya
akan tercapai bila diberikan amanah untuk memimpin Sumsel.
Dalam kesempatan itu, Herman Deru juga menyinggung soal maraknya
kampanye hitam yang mulai memanaskan Pilkada Sumsel. Deru menegaskan
dirinya akan tetap istiqomah untuk tidak menjalankan politik hitam dan
akan mengambil hati rakyat melalui prestasi dan kasih sayang.
Dikutip dari kabarokutimur.com, berikut pernyataan Deru di hadapan warga OKU Timur:
"Hari ini saya berada di Taman Kota Martapura, untuk itu saya
memohon ijin dan doanya agar saya dapat memimpin Sumsel, jika diamankan
menjadi Gubernur Sumsel tentunya Sumsel akan terangkat lebih maju
Kabupaten OKU Timur juga akan terangkat kembali menjadi Kabupaten yang
lebih maju dan berkembang merata. Mudah-mudahan kerja kita kerja yang
tidak sis-sia dan doa kita doa yang diijabah, jika kita lakukan semua
itu dengan penuh keihklasan. Saya tidak akan pernah menjual janji tapi
akan kita buktikan bahwa Sumsel akan lebih maju dimulai dari daerah yang
sangat saya cintai ini," kata Deru.
Kemudian dirinya juga menambahkan, selama 10 tahun memimpin
Kabupaten OKU Timur banyak sekali kenangan dan prestasi. Dimana saat
dirinya menjadi Bupati sudah tujuh kali mendapatkan penghargaan Adipura
dan tentu ini menjadi kebanggannya bersama masyarakat OKU Timur.
Herman Deru menargetkan Sumsel maju salah satunya dengan
meningkatkan perekonomian, pembangunan insfrastuktur yang merata dan
menggratiskan sekolah dan berobat. Itulah mengapa Herman Deru memilih
tagline "Kita Bersatu", artinya warga Sumsel harus sama satu pemikiran
dan berpikiran yang satu, sama-sama berpikir dan sama-sama bekerja agar
Sumsel yang sudah dicanangkan sebagai lumbung pangan secara nasional
mampu dikembalikan, serta martabat dan kejayaannya yang menjadi
kebanggaam masyarakat Sumsel dan masyarakat OKU Timur khusunya.
Riwayat Pekerjaan
Riwayat Pekerjaan
- Wiraswasta 1985-1987
- Pegawai Negeri Sipil Pemda Tk.I Sumatera Selatan pada Dinas Pendapatan Daerah Tk.I Sumatera Selatan 1987-1998 (mengundurkan diri, berhenti dengan hormat atas permintaan sendiri).
- Bendahara Yayasan Trisna Negara OKU Timur 1996-sekarang.
- Melanjutkan berwiraswasta 1998-sekarang.
- BUPATI OKU TIMUR periode tahun 2005-2010.
- BUPATI OKU TIMUR periode tahun 2010-2015.
Riwayat Organisasi
- Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMP Negeri 1 Belitang.
- Dewan Pertimbangan Organisasi GM Kosgoro Tk.II Palembang 1995.
- Dewan Penyantun Yayasan Masjid Istiqlal Sidomulyo Belitang tahun 1996.
- Wakil Bendahara Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Palembang 1997.
- Komisi Ekonomi DPD KNPI Tk.I Sumatera Selatan 1997.
- Dewan Penyantun STIE Trisna Negara, Belitang 1997.
- Dewan Penyantun Yayasan Pendidikan Belitang 1997.
- Pembina Lingkar Studi Mahasiswa Sumatera Selatan 1998.
- Ketua Bidang Koperasi BPC GAPENSI Kodya Palembang.
- Pembina Remaja Mesjid Nurul Huda Palembang 1998.
- Dewan Penasehat Taekwondo Indonesia Cabang Palembang 1999.
- Dewan Penasehat PALATRA (Pecinta Alam Trisna Negara) OKUT.
- Wakil Ketua Lembaga Kajian dan Pembangunan SDM Palembang 1999-sekarang.
- Dewan Penasehat Koperasi Trisna Negara Sejahtera OKUT 1999-sekarang.
- Ketua Badan Futsal Propinsi Sumatera Selatan periode 2009-2013.
- Ketua Forum Daerah Penghasil Pangan periode 2010-2014.
- Ketua Pengda Lemkari periode 2010-2015








Tidak ada komentar:
Posting Komentar